AWALNYA DEKET BANGET, SEKARANG MALAH JADI ORANG ASING, JADI JANGAN SEENAKNYA SAMA TEMEN SENDIRI

Rupanya banyak sekali persahabatan yang sudah terjalin sangat lama. Bahkan sangking lamanya, kamu merasa ga canggung untuk meminta bantuan ataupun yang lainnya.

Kamu sering bareng, makan bareng, travelling bareng, tidur bareng pokonya semua serba bareng deh sampe terkadang bercandaan yang sarkas pun bisa di lakukan bersama.

Tapi ga ada yang tau loh dibalik tertawannya sahabat kamu itu, sebenernya dia tersinggung dan memilih untuk memendam agar tidak menjadi masalah.

Ucapan mu Bisa Merusak Pertemanan Loh

Untuk sebagian orang mungkin hal ini akan menjadi biasa saja tapi terkadang mikirnya kalau dia yang baperan.

Tapi masa sih baper dijadiin laesan untuk pertahanan diri, untuk menyelamatkan diri. Sebenernya kamu boleh gaul atau berteman sama siapa aja, bercanda pun boleh asal sewajarnya jangan sampe keterlaluan.

Balik lagi karena kita semua ini adalah makhluk sosial, dimana kita pasti akan saling membutuhkan satu sama lain.

Intinya ya kita ga bisa seenaknya jadi orang, even kamu sudah sedekat nadi dengan sahabatmu tapi tetap saja semua ada batasannya.

Terus kenapa dong kalau kit aga boleh meremehkan atau merendahkan teman meskipun konteksnya sedang bercanda?

Karena secara tidak sadar dia akan menarik diri dan menjauhi kamu secara perlahan. Makanya sebelum kamu mengatakan sesuatu yang tidak enak, coba kamu pikirkan dulu apakah akan ada dampaknya atau tidak.

Selain itu dia pasti berfikir bahwa kamu adalah teman yang bisa membawa pengaruh baik di masa depannya.

Tapi dengan kamu melakukan kesalahan yang kecil, sebuah kepercayaan akan hilang begitu saja.

Mungkin kamu akan berpikir bahwa kalimat yang kamu lontarankan terlihat biasa saja, namun tidak untuk orang lain. Malah dia menyembunyikan rasa kecewa mu lewat senyuman wajahnya.

Ada saatnya ketika kamu selalu di bantu dalam hal apapun, kini akan dia abaikan. Semakin kalian sibuk dengan kepentingan masing-masing, semua pun akan berubah dengan sendirinya.

Awalnya dia akan selalu menjadi pendengar kapanpun ketika kamu butuhkan, tapi dia akan mendadak menolak atau bahkan mengabaikanmu.

Dengan begitu orang lain akan menyadari dan akan bertanya-tanya mengapa kalian ga lagi bareng-bareng seperti dahulu.

Walaupun orang-orang akan menganggap kepo, namun dibalik kepo itu ada perhatian loh. Berati mereka selalu memperhatikan apa yang kamu lakuin. Sampai-sampai mereka akan menemukan jawabannya sendiri.

Disaat itu juga kamu akan siap-siap menjadi bahan omongan mereka sepanjang hari dan seketika reputasi mu akan memburuk.

Karena ulah yang sudah kamu perbuat ga bisa di ulang kembali apalagi di tarik omongannya. Otak seseorang pasti selalu menyimpan rekaman ucapan atau memori yang negative dan menyakitkan. Karena seberapa keras kamu berusaha untuk menghilangkan ingatan tersebut.

Ibaratnya seperti tali yang sudah putus, kalau di sambung lagi tidak akan utuh seperti semula. Dan sebuah kepercayaan yang sudah dibangun sekian lama akan hilang begitu saja.

Orang yang sakit hati biasanya cenderung menyimpannya sendiri dan ga akan membalas perbuatan yang serupa.

Namun dia akan diam dan berniat untuk menampar kamu secara perlahan. Menampar disini maksudnya bukan secara fisik tapi secara psikis atau batin.

Dia lebih akan membuktikan bahwa hidupnya bisa menjadi sesuatu yang lebih dari omongan yang pernah kamu lontarkan.

Jadi mulai sekarang berhati-hati dalam tutur kata, sikap, karena kit aga pernah tau sifat seseorang seperti apa.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *