HARI KESEHATAN MENTAL SEDUNIA, MENGENAL SEBERAPA PENTINGNYA KESEHATAN MENTAL

Beberapa hari yang lalu tetapnya tanggal 10 Oktober merupakan hari yang paling bersejarah bagi beberapa orang karena tanggal 10 Oktober ini diperingati sebagai hari kesehatan mental dunia. Mungkin masih banyak yang awam tentang betapa pentingnya kesahatan mental pada seseorang, apalagi di masa pandemic ini, banyak orang yang merasa kesehatan mentalnya mulai terganggung.

Belum lagi banyak juga masyarakat yang belum peduli dan mengabaikan kesehatan mental. Padahal kesehatan mental sama-sama pentingnya seperti menjaga kesehatan fisik. Perubahan lingkungan, pengalaman tragis bisa mempengaruhi pikiran seseorang bahkan bisa membuat psikis seseorang terganggu dan berujung terkena kesehatan mental.

Apa itu kesehatan mental? Bicara tentang kesehatan mental biasanya orang-orang cenderung mengacu kepada proses atau cara bagaimana seseorang bisa berperilaku, mengatur emosional, berpikir. Kesehatan mental mengartikan bahwa seseorang yang memiliki kondisi mental yang sehat tanpa adanya gangguan apapun.

Tak semua memiliki gangguan kesehatan mental, tapi setidaknya bagi penderita maupun bukan penderita harus tetap aware terhadap pentingnya kesehatan mental. Karena jika mental kita sudah terganggu walaupun masih sedikit, namun pengaruhnya sangat bisa terasa misalnya pada aktivitas sehari-hari, hubungan dengan orang lain, hingga bisa memicu pada kesahatan fisik. Biasanya orang yang tidak memiliki gangguan kesahatan mental, mereka bisa lebih manjalankan, menikmati, dan mensyukuri dalam hidup.

Penderita masalah kesehatan pun bukan semata-mata hanya dialami oleh orang dewasa saja, tapi banyak juga anak-anak dibawah umur yang sudah mengalami masalah seperti ini. Banyak pula faktornya yang bisa memicu seseorang mengalami masalah kesehatan mental. Untuk itu, tanggal 10 Oktober ini bukan hanya sebagai perayaan saja, tapi juga sebagai ajang evaluasi untuk sama-sama sembuh dari sakit yang dialaminya. Selain itu juga untuk meningkatkan aware untuk saling peduli bahwa penderita tak sendirian, pelayanan untuk kesehatan mental pun sudah banyak, sehingga mereka tak perlu takut untuk berkonsultasi.

Hari Kesehatan Mental pun selalu diperingati setiap tahunnya, bertujuan untuk memberikan informasi atau mengajak masyarakat untuk memberi wawasan mengenai masalah-masalah yang relevan dengan kesehatan mental. Penyakit kesahatan mental ini bukan lagi untuk bahan bercandaan seseorang, tapi karena penyakit ini memang ada dan penderita pun butuh dukungan yang baik dari lingkungannya.

Kita tak pernah tau apakah seseorang memiliki gangguan psikologis atau tidak. Yang jelas dengan kita tahu betapa pentingnya kesehatan ini membuat kita bisa berhati-hati dalam berucap, berperilaku. Karena bila penderita tersebut sedang tidak bisa mengontrol emosinya, kita-kita lagi yang bakal jadi korban. Setiap gangguan kesehatan mental pun memiliki gejala juga pengobatannya yang berbeda-beda.

Apalagi pada sedang saat pandemic ini, banyak orang yang kehilangan pekerjaannya, banyak yang harus di berhentikan, tidak diberi gaji dan masih banyak hal-hal lain yang bisa mempengaruhi kondisi psikis seseorang. Mungkin ada pula orang-orang yang harus kehilangan orang terdekatnya karena tersuspect covid yang membuat mentalnya semakin hancur, harus isolasi mandiri dimana tidak bisa bertemu orang-orang, dan ketakutan lainnya dengan hoax-hoax yang berada yang mana bisa memicu pada kesehatan mental. Jika hal itu terjadi pun malah bisa memperburuk kondisi yang mungkin awalnya biasa saja menjadi tambah parah.

Yuk mulai sekarang kita dukung kampanye ini sebagai bukti kepedulian terdapat penderita masalah kesehatan mental. Dengan begitu, mereka akan merasa di perhatikan dan tidak pernah merasa sendirian.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *